Category: Pol – Huk


presiden-ri-ke-3-bj-habibiePreside ke 3  RI. BJ. Habiebi

JAKARTA — Situasi kekacauan di Indonesia pada 1998 sangat genting. Jika terlambat ditangani bisa timbul konflik horizontal. Bahkan, kata presiden Republik Indonesia (RI) ketiga BJ Habibie, keadaan yang menimpa Indonesia bisa lebih parah dari konflik yang terjadi sekarang di Mesir.

Beruntung, berbagai jurus dan langkah taktis yang dikeluarkannya mampu mengembalikan stabilitas ekonomi dan keamanan hingga Indonesia tidak mengalami pertikaian berdarah. Ini lantaran ia terus bekerja secara maraton guna menekukan solusi terbaik bagi bangsa ini. Baca lebih lanjut

esemkajokowiJokowi dan Mobil Esemka-nya

Jakarta Dalam sejumlah survei, mencari tokoh yang pantas sebagai Capres 2014 mulai merebak di tengah masyarakat. Nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi masih kuat menjadi kandidat tertinggi di sejumlah Survei.  Termasuk survei yang baru baru ini dilakukan oleh Indonesia Network Election Survei (INES), jokowi terus meroket. Namun dalam Survei  juga ditemukan pertanyaan masyarakat mengenai perkembanmgan  mobil Esemka Jokowi.

Seperti dilansir liputan 6. com  Kamis 05/09/2013. Masih ingat mobil Esemka kebanggaan Gubernur DKI Jakarta Jokowi? Saat menjabat Walikota Solo, pria bernama lengkap Joko Widodo itu meluncurkan kendaraan yang digadang-gadang sebagai mobil produksi Indonesia. Lama berselang, kini Jokowi diingatkan kembali soal nasib mobil Esemka. Baca lebih lanjut

Dinasti Politik Ratu Atut

ratuatutGubernur Ratu Atut Chosiyah

Banten : Kabar pecah kongsi antara Wakil Gubernur Banten Rano Karno dengan Gubernur Ratu Atut Chosiyah menguak dinasti politik yang dibangun Ratu Atut di provinsi itu. Sejumlah anggota keluarga Ratu Atut tercatat menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemprov Banten dan juga di lembaga legislatif, baik di tingkat Banten maupun di DPR.

Pengamat politik dari Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta) Ikhsan Ahmad menyatakan, demokrasi yang berjalan di Banten merupakan hal yang normal, sama seperti demokrasi yang berjalan di tempat lain. Sistem yang dibangun di provinsi yang baru berdiri pada 2.000 itu dinilai sesuai prosedur dan legal. Baca lebih lanjut

sby-habib rizieq

Jakarta – Perang urat syaraf Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab semestinya tidak terjadi. Kapasitas SBY saat ini tidak di ruang hampa. Ia sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. Jangan sampai ada anggapan buruk muka cermin dibelah bagi SBY.

Presiden SBY dalam tiga hari terakhir intens mengomentari soal aksi kekerasan FPI yang terjadi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah pekan lalu. Pertama pada hari Minggu (21/7/2013) lalu, secara lugas Presiden menyebut FPI tentang aksi kekerasan. Baca lebih lanjut

 

rano-karnoWagub Banten Rano Karno

Jakarta -Wakil Gubernur Banten Rano Karno pernah menyatakan akan mundur dari jabatannya, lantaran merasa ‘dianaktirikan’ di lingkungan Pemprov Banten oleh sang Gubernur Ratu Atut Chosiyah. Bahkan, kader PDIP itu dianggap sebagai pihak yang akan meruntuhkan dinasti politik Ratu Atut di Banten.

Politisi senior PDIP Pramono Anung tak membantahnya. Pramono menyebut peluang Rano Karno sangat besar untuk maju sebagai Gubernur Banten periode selanjutnya. Tentu hal itu, kata Pramono, akan membuat Ratu Atut dan dinastinya tersaingi.

“Sebenarnya peluang pak Rano itu sangat besar untuk bisa terpilih pada periode mendatang,” kata Pramono di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (23/4/2013). Baca lebih lanjut

fpi-menangIlustrasi

Jakarta –  Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan Front Pembela Islam (FPI) yang mengajukan judicial review Keppres Minuman Keras (Miras) No 3/1997. Pihak FPI menyambut gembira atas kemenangan tersebut.

“Mengabulkan permohonan pemohon FPI,” demikian lansir panitera MA dalam websitenya, Kamis (4/7/2013).

Perkara yang mengantongi nomor 42 P/HUM/2012 ini diketok oleh ketua majelis hakim Dr Supandi dengan hakim anggota Dr Hary Djatmiko dan Yulius. Perkara tersebut masuk ke MA pada 10 Oktober 2012 dan diputus pada 18 Juni 2013 lalu. Baca lebih lanjut

wiranto-harytanoesoedibjoHary Tanoesoedibjo dan Wiranto (Foto : Liputan6.com)

Jakarta : Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo, segera dikukuhkan sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pemilu 2014 dari Partai Hanura. Namun, langkah ini ditanggapi negatif pengamat.

“Itu ambisi yang berlebihan, tidak sesuai dengan kerja politik Hanura dan kadar akseptabilitas partai di tengah masyarakat pemilih. Hanura tak akan lebih dari 4 persen,” kata pengamat politik Universitas Indonesia, Boni Hargen, Senin (1/7/2013). Baca lebih lanjut

demokratvspkshot

Jakarta : Perang mulut antara elit Partai Demokrat  dengan PKS terus berlanjut, dua duanya  saling berbalas kata pedas, dan sindiran. Lumayan…… hiburan gratis buat rakyat sebelum  puyeng tujuh keliling karena harga kebutuhan hidup akan melonjak terkait kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Baca lebih lanjut

 delegasi-indoneisa-ke-Israel
Jakarta – Prilaku Anggota DPR Komisi I ini seperti kurang kerjaan, Apa maksud dan tujuan mereka  sowan ke negeri zionis Yahudi,???? Padahal semua tahu Israel adalah  sebuah negara yang didirikan melalui perampasan tanah milik rakyat Palestina secara paksa.  Sungguh tidak menyadari  mereka melukai perasaan umat Islam  Indonesia, ataukah mungkin harus ditatar ulang  karena sudah jelas dalam pembukaan UUD  1945 alinea 1 tentang Hak Kemerdekaan Setiap Bangsa jelas sekali dikatakan  : “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan”.

Baca lebih lanjut

sby-swedia1

SBY didampingi Ibu Ani Yudhoyono meninggalkan Tanah Air, Senin (27/5/2013), untuk melakukan lawatan ke Swedia.

Oleh : Toni Ervianto

Akhir bulan Mei 2013, The Appeal of Conscience Foundation (ACF) akan memberikan penghargaan “World Statesman” kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di New York, Amerika Serikat. Rencana ACF ini sempat menimbulkan pro kontra tentang apakah memang pantas Presiden SBY menerima penghargaan dari lembaga yang didirikan Rabbi Arthur Scheneier pada 1965 yang memperjuangkan atau mempromosikan kebebasan beragama dan HAM.

Pertanyaan mendasar ini mengemuka, karena berbagai organisasi civil society yang intens mengamati masalah intoleransi, kekerasan dan civic education menilai bahwa SBY belum pantas menerima penghargaan tersebut, karena masih maraknya kekerasan dan intoleransi serta masih adanya persoalan di dalam negeri yang terkait dengan agama yang harus diselesaikan. Baca lebih lanjut