Category: Metropolitan


Satpam-Bachrudin-oleh-Briptu-WSatpam Bachrudin sesaat setelah penembakan (detik.com)

Kasus penembakan Satpam oleh oknum Anggota Brimob yang terjadi pada hari Selasa, (5/11/2013) menjadi perbincangan hangat saat ini. Dari informasi yang didapatkan, Bachrudin (35) yang merupakan anggota Satpam di Seribu Ruko, Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat tewas setelah tertembak di bagian dada sebelah kiri, Menurut keterangan dari pihak Kepolisian Satpam Naas tersebut di tembak oleh Oknum Anggota brimob Briptu Wawan  setelah menolak memberikan hormat. Baca lebih lanjut

pembongkaran-permukiman-waduk-pluitSatpol PP mengeluarkan perabotan rumah warga saat pembongkaran permukiman

di sisi barat Waduk Pluit Jakarta, . | KOMPAS

                                                                                          =================================================================================

Jakarta – Intan, 50 tahun, berjalan lambat memasuki gang sempit di RT 19/17 Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Waduk Pluit, Jakarta Utara, Rabu (28/8) siang lalu, seusai membeli roti. Rumah yang hampir 10 tahun dihuninya tiada lagi, sudah rata dengan tanah pascapembongkaran untuk program normalisasi Waduk Pluit, Kamis pekan lalu.

Kini, ia dan suaminya tinggal di rumah kontrakan yang tidak jauh dari lokasi penggusuran. Raut wajah perempuan berperawakan gemuk ini terlihat semringah ketika berbincang mengenai warga yang melaporkan Kesatuan Polisi Pamong Praja serta Jokowi–Ahok ke Polda Metro karena menganggap petugas Satpol PP membongkar rumah warga secara paksa dan dengan menyeret, menghajar, dan menginjak–injak warga. Baca lebih lanjut

satu-pos-preman-di-tanah-abang-bisa-dapat-rp-35-jutahariArus Lalulintas Tanah Abang

Jakarta -Dari pagi jam 06.00 WIB hingga jam 09.00 WIB perputaran angkutan umum jenis mikrolet lebih dari 100 unit yang masuk ke Kawasan Pasar Tanah Abang. Seperti mikrolet M10 jurusan Jembatan Lima-Tanah Abang ataupun mikrolet 09 jurusan Kota-Tanah Abang. Baca lebih lanjut

ahokdidemo

Jakarta : Hubungan Wakil Gubernu DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Lulung Lunggana, berapa hari belakangan memanas. Keduanya pun sempat ‘adu mulut’ lewat sambungan telepon.

Dalam tayangan video yang di-posting Pemprov DKI di Youtube, Ahok menerima sejumlah perwakilan massa yang berunjuk rasa dari Rakyat Jakarta Jahit Mulut (Rajjam) Ahok di Balaikota, Jakarta, Senin 29 Juli 2013. Dalam pertemuan dengan para pendukung Lulung itu membicarakan soal pernyataan keras Ahok terhadap tokoh Tanah Abang tersebut. Baca lebih lanjut

ahokbasukiWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok )

Jakarta : Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut, ada muatan politik di balik bandelnya para pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang, Jakarta Pusat hingga tak mau direlokasi. Ahok menilai, ada pihak-pihak yang membekingi para PKL ini. Namun pernyataan ini membuat DPRD DKI berang. Ucapan Ahok membuat tersinggung dan geram. Baca lebih lanjut

asmainAsmain – Mantan Asisten Rumah Tangga Ibunda Ridho Slank (Liputan6 TV)

Jakarta : Asmain Heluth, mantan pembantu di rumah ibunda Ridho Slank, Sien Ely, mengaku sering melihat aktivitas Slank di tempatnya bekerja di Jalan Kayu Emas Utara blok U No. 289, Pulogadung, Jakarta Timur. Ia juga mengaku heran bila Ridho seakan tak peduli dengan kasus yang menimpanya. Baca lebih lanjut

Munarman siram thamrin

Jakarta – Sosiolog Universitas Indonesia, Thamrin Tamagola, disiram air oleh juru bicara Front Pembela Islam, Munarman, saat menjadi pembicara dalam dialog Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One Jumat 28 Juni 2013 .  Thamrin yang mengenakan baju batik itu terlihat sangat terkejut saat disiram air dari gelas oleh Munarman yang mengenakan kemeja putih. Dia hendak mengelak namun air dari gelas itu terlanjut tumpah mengenai kepalanya.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat acara diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi di Tv One membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Semula diskusi berlangsung tenang dan saling berargumen, namun Munarman terpancing emosinya  lantaran sikap Tamrin yang  selalu memotong pembicaraannya. Baca lebih lanjut

jualginjalBapak dan anak jajakan  ginjal

Jakarta –  Apapun  akan dilakukan orangtua untuk mewujudkan impian anak-anaknya. Begitu juga Sugiyanto yang ingin anaknya sukses di pendidikan. Namun, harapan seorang bapak asal  Parung, Bogor, Jawa Barat ini kandas karena pihak kampus tempat anaknya menuntut ilmu mengharuskan dia untuk menebus ijazah dengan nilai nominal yang tak sanggup dia penuhi.

Nampaknya Sugiyanto  belum menemukan  solusi lain guna  menebus ijazah sekolah anaknya , Berbagai cara sudah ditempuh guna menebus ijazah  sekolah anak tercintanya  seharga Rp 17 Juta   bahkan sempat melaporkan masalahnya ini  ke Komnas HAM, ke Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Namun, ketiga lembaga negara tersebut justru tak menggubrisnya alias cuek. seperti dilansir liputan 6. Komnas HAM Cuek Soal Tebus Ijazah Anak, Bapak Mantap Jual Ginjal. Semakin maantaplah rencana Sugiyanto untuk menjual ginjalnya. Baca lebih lanjut

rikwantoKombes Pol. Rikwanto (Antara)

Jakarta :  Dini hari tadi terjadi bentrok antara 2 kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Taman Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Diduga  bentrokan itu dipicu  karena adanya pencopotan atribut  milik Pemuda Pancasila (PP) yang dilakukan seorang pemuda berkaos Forum Betawi Rembuk (FBR). Akibat bentrokan itu 1 orang Bernama Ramlan  (44) tewas mengenaskan karena luka bacok.

“Kronologi berdasarkan keterangan saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara), bahwa korban mencabuti umbul-umbul PP yang terpasang di Jalan Barito 2. Kemudian terlihat oleh kelompok pemuda lainnya dan langsung dianiaya menggunakan senjata tajam,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (16/6/2013). Baca lebih lanjut

sidang-perdana-hercules

Terdakwa Hercules Rosario Marshal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri

Jakarta Barat, Kamis (30/5/2013). Hercules beserta kelompoknya ditangkap saat terjadi

bentrok dan penyerangan kepada polisi di sekitar ruko kawasan Srengseng, Kembangan,

Jakarta Barat, 8 Maret lalu.

Jakarta – Saat pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Aris Setiawan, terungkap bahwa Hercules sempat mencopot bola mata palsunya untuk mengancam polisi, saat dia ditangkap pada 8 Maret 2013.

“Terdakwa Hercules terbukti dengan penuh amarah mencopot bola mata kanannya, lalu membantingnya ke tanah sambil berkata, ini pernah kena peluru!” tutur Fajar saat membacakan dakwaan pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (30/5/2013).

Selain itu, Fajar menjelaskan dalam pembacaan dakwaannya, Hercules sempat mengancam dan berteriak kepada anggota polisi dan berkali-kali menyuruh polisi bubar dengan bahasa verbal maupun non verbal yang mengancam. Hercules juga sempat menggebrak kap mobil polisi hingga penyok, lalu memukul-mukul dadanya. Baca lebih lanjut