Category: Alternatif


red-raspberry-isp

Makan buah raspberry bisa turunkan berat badan? Ekstrak raspberry yang manis dan asam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Buah kaya antioksidan ini berasal dari daratan Eropa dan kini mulai dibudidayakan di banyak negara. Raspberry biasanya dikonsumsi mentah atau dipakai sebagai topping untuk makanan penutup. Berikut adalah manfaat kesehatan dari raspberry, seperti dilansir Boldsky.

1. Membakar lemak

Buah merah sangat kaya serat dan mangan. Serat dapat memperlambat proses pencernaan sehingga Anda merasa kenyang lebih lama. Mangan meningkatkan metabolisme tubuh, yang membantu pembakaran lemak. Selain itu, kandungan keton dalam raspberry dapat memecah jaringan lemak dengan meningkatkan produksi adiponektin (hormon protein dalam jaringan lemak yang meningkatkan kemampuan metabolisme lemak). Menurut Dr Mehmet Oz, makan raspberry membuat Anda kenyang lebih lama. Baca lebih lanjut

Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis. Buta warna juga disebabkan karena faktor genetis dari orang tua yang salah satu atau mungkin keduanya menderita buta warna juga.

Apakah warna yang dilihat hanya hitam putih saja?

Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa “Dunia” penderita Buta Warna itu hanya ada dua warna membosankan, yaitu hitam dah putih. Namun ternyata salah besar, karena ternyata penderita Buta warna berbeda jenisnya.Ada juga kok penderita buta warna yang bisa melihat warna diluar hitam putih. Untuk tahu lebih lanjut simak pembahasan di bawah ini. Baca lebih lanjut

SHUTTERSTOCK

SOLO, KOMPAS.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Kesehatan mengembangkan pelatihan penggunaan obat tradisional di kalangan dokter.      “Dokter yang ingin meresepkan obat herbal harus mengikuti pelatihan selama 120 jam. Untuk tahap awal 50 jam dan dokter yang lulus pelatihan ini yang boleh menggunakan jamu sebagai obat,” kata Ketua IDI Prijo Sidipratomo ketika ditemui di Konferensi Obat Tradisional ASEAN ke-3 di Solo, Senin (31/10/2011). Baca lebih lanjut

shutterstock

KOMPAS.com – Sejumlah tanaman obat memiliki efek seperti insulin dalam tubuh manusia. Tanaman tersebut menurunkan gula darah yang berlebihan pada penyandang diabetes. Dipadu pola makan dan olahraga, herbal dikonsumsi sesudah makan untuk mengendalikan kadar gala darah.

Jumlah penyandang diabetes melitus belakangan ini di Tanah Air terus meningkat. “Salah satu sebabnya adalah konsumsi terlalu banyak karbohidrat. Berapa banyak pun beras diproduksi di Indonesia, pasti habis. Seharusnya kita mengurangi asupan karbohidrat,” ujar Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Apt, Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami, Departermen Farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia. Baca lebih lanjut

Headline

                         divapress-online.com

INILAH.COM, Jakarta – Apakah Anda penderita penyakit kanker atau penyakit jantung? Tenang, kini Anda bisa merasa lega dengan ditemukannya tumbuhan sarang semut dan buah merah.

Selama ini, mungkin tidak banyak orang yang mengetahui tentang apa dan bagaimana tumbuhan sarang semut dan buah merah itu. Bahkan, ada sebagian masyarakat yang justru memandang sebelah mata dua tanaman berkhasiat tersebut. Baca lebih lanjut

shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com –  Bila tak diatasi, peradangan hati yang populer dengan nama hepatitis dapat menyebabkan kematian. Hepatitis adalah proses peradangan pada jaringan hati. Penyakit ini lebih dikenal dengan nama sakit liver atau sakit kuning. Meski demikian, istilah sakit kuning ini dapat menimbulkan kebingungan karena tidak semua sakit kuning disebabkan oleh radang hati. Baca lebih lanjut

(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)

KANKER menjadi momok banyak orang di seluruh dunia hingga kini. Saat banyak penelitian dilakukan untuk menemukan obat kanker terbaik, buah sirsak ternyata menyimpan keunggulan ini.

Beberapa waktu lalu, Taman Wisata Mekarsari mengadakan demo pengolahan daun sirsak yang diberikan secara gratis kepada pengunjung untuk ke-12 kalinya. Kegiatan bertujuan memberikan informasi bagaimana mengolah sirsak dengan baik untuk dijadikan obat alternatif membunuh sel kanker.

Selain melihat langsung demo pengolahan daun sirsak, pengunjung juga bisa melakukan tanya jawab seputar pengobatan kanker secara herbal dan disuguhkan pengetahuan menarik mengenai seluk beluk budidaya tanaman sirsak dan pengolahan daun untuk obat herbal penyakit kanker. Penasaran bagaimana sirsak mampu menjadi pembunuh sel kanker? Baca lebih lanjut

Buah ini memiliki kandungan iridoid yang terbukti mampu menetralkan radikal bebas.

                                                                   Tanaman Mengkudu

VIVAnews – Sebuah perusahaan perintis industri bioaktif, tengah giat memperkenalkan produk kesehatan berbasis tanaman buah mengkudu. Secara klinis, buah ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan termasuk menetralkan radikal bebas.

Direktur Riset Penelitian tanaman mengkudu dari kantor pusat Amerika, DR. Brett West, sengaja datang ke Indonesia untuk memaparkan hasil penelitian terakhir terhadap kandungan bioaktif yang terdapat dalam tanaman mengkudu.

Buah yang juga dikenal dengan nama noni ini ternyata  bukanlah tanaman pangan melainkan tanaman obat yang mengandung iridoid, dan bukan hanya sekedar mengandung  flavonoid.

Kandungan iridoid pada noni sangat stabil dan tetap efektif bahkan setelah terkena panas ataupun telah melalui proses pengolahan dan penyimpanan.

“Berdasarkan riset yang kami lakukan, iridoid terbukti membantu menetralkam radikal bebas berbahaya, memelihara kolesterol baik (HDL) pada kadar normal, meningkatkan energi, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menunjang kesehatan persendian dan masih banyak lagi manfaat yang dipetik dari bioaktif alami tersebut,” ujar Brett West, sebagai Direktur Pusat Penelitian Tahitian Noni International USA,  saat ditemui di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan.

Sebagai informasi, sebanyak 70 persen obat-obatan yang diproduksi oleh perusahaan farmasi diambil dari alam. Perusahaan farmasi tersebut mengisolasi, memodifikasi dan mensintensis bioaktif tanaman obat untuk diperbanyak dan mendapatkan hak paten.

Meski memiliki banyak manfaat, perlu diwaspadai juga, komponen bioaktif yang dimodifikasi tersebut bisa menjadi racun dalam tubuh. Hal ini terjadi  karena bisa bertolak belakang dengan reaksi kimia dalam tubuh.

“Itulah alasan mengapa pendekatan yang dilakukan oleh perusahaan farmasi terkadang memiliki efek samping yang tidak diharapkan. Di Tahitian Noni International kami tidak memodifikasi bioaktif, melainkan menggunakannya dalam bentuk alami namun dalam jumlah yang dapat diukur sehingga manfaatmnya bisa dirasakan,”ujar West.

West mengatakan, rasa asli mengkudu dan bau yang tak enak membuat khasiat mengkudu sering diabaikan orang. Padahal, selain bermanfaat untuk kesehatan orang deasa, mengkudu juga bisa diberikan untuk anak-anak. Makanya, West juga telah memproduksi mengkudu dalam kemasan untuk anak anak.

“Anak anak pasti tidak suka baunya sebelum diolah, atau masih dalam bentuk buah. Noni mini dibuat khusus untuk anak anak, dengan menghilangkan baunya, dan rasanya tidak pahit, bisa langsung diminumnya,”ujar West.

• VIVAnews

Headline

INILAH.COM, Jakarta – Pengobatan suatu penyakit memang tidak hanya sebatas menggunakan obat-obatan medis semata. Beberapa pengobatan aneh telah dikenal oleh masyarakat.
Tak sedikit pengobatan nonmedis yang masih dipercaya dan dilakukan oleh masyarakat, mulai dari terapi yang menggunakan bulu burung merak, urin sapi hingga terapi yang sedang in belakangan ini yakni terapi listrik ‘rel kereta’.
Nah, yuk intip beberapa pengobatan akternatif aneh yang masih banyak dipercaya dan digunakan masyarakat untuk menyembuhkan penyakit: Baca lebih lanjut

Kentang hitam                                                                                                                 free-photos.biz

KOMPAS.com – Mahasiswi S3 UGM, Mutiara Nugraheni, berhasil menemukan khasiat kulit kentang kleci sebagai pencegah tumbuhnya sel kanker. Temuan baru ini membuktikkan bahwa secara ilmiah umbi khususnya kentang hitam memiliki komponen-komponen fungsional dalam penyembuhan penyakit. Baca lebih lanjut