Mesir-IM-Khairat-Asy-SyathirMuhammad Khairat Asy-Syathir

Kairo – Salah seorang petinggi Ikhwanul Muslimin di Mesir terungkap selama ini telah membantu rakyat jelata sekitar Rp 45 miliar perbulan.

Adalah Engineer Muhammad Khairat Asy Syathir atau lebih di kenal dengan Eng. Khairat Asy Syathir, seorang pengusaha Mesir dan juga Wakil I Jamaah Ikhwanul Muslimin Mesir yang ditangkap junta militer dalam rangkaian operasi kudeta penjatuhan presiden terpilih DR Muhammad Mursi.

Saat penangkapannya, ditemukan sebuah hardisk yang setelah dibuka, ternyata isinya adalah data 750 ribu keluarga miskin yang dibantunya selama ini. Dalam sebuah video di Youtube, dijelaskan kalau setiap keluarga terdiri dari 4 orang maka totalnya menjadi 3 jutaan jiwa.

Bentuk bantuan berupa sembako dalam paket kardus senilai 37 Junaih Mesir. Jadi, jika ditotal, maka Khairat Asy Syathir merogoh sekitar 30 juta Junaih Mesir untuk membantu rakyat jelata atau senilai Rp 45 miliar setiap bulannya.

Ustadz Anshari Taslim, Lc, pengamat gerakan Islam sekaligus penerjemah kitab-kitab turats (klasik), menyebutkan bahwa perbuatan Khairat Asy Syathir ini mirip dengan Ali Zainal Abidin, salah satu keturunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

“Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib atau yang lebih dikenal dengan nama Zainul Abidin. Syiah menganggapnya sebagai salah satu imamnya, padahal dia adalah seorang Muslim—ahlus sunnah. Zainul Abidin ini semasa hidup dikenal sebagai orang pelit (yang) tak pernah terlihat menyumbang. Tapi begitu dia meninggal dunia barulah mereka tahu bahwa selama ini tiap malam dia memberikan makan kepada seratus keluarga miskin di Madinah. Bahkan, di punggungnya masih terlihat bekas keranjang yang selalu dia bawa di malam hari untuk membawa makanan itu.” (fimadani.com)