Sekjen PBBSekjen PBB Ban Ki-moon

Kairo – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyerukan kepada militer Mesir untuk membebaskan presiden terguling Mohammed Morsi dan para pemimpin Ikhwanul Muslimin yang mereka tahan. Ban Ki-moon berharap agar Morsi dan koleganya diperiksa secara transparan.

“Dilepaskan atau kasusnya ditangani secara transparan tanpa adanya penundaan,” ujar wakil juru bicara PBB, Eduardo del Buey, seperti dilansir AFP, Jumat (26/7/2013).

Morsi dan sejumlah pemimpin Ikhwanul Muslimin ditahan oleh militer Mesir sejak penggulingan Morsi pada 3 Juli lalu. Tempat penahanan mereka dirahasiakan oleh militer Mesir sehingga memicu berbagai spekulasi adanya penyimpangan dalam penahanan tersebut.

Semenjak Morsi terguling, situasi di Mesir justru semakin panas. Para pendukung Morsi yang tidak terima dengan penahanan tersebut, terus berunjuk rasa menuntut pembebasan mereka. Terhadap situasi ini, del Buey menuturkan, Sekjen Ban selalu memantau dengan intens.

“Sekretaris Jenderal sekali lagi mendorong semua pihak untuk menahan diri dalam bertindak. Dia mendukung penegakan hak seluruh rakyat Mesir untuk menggelar unjuk rasa secara damai,” terangnya.

“Dia menyerukan kepada pemerintahan interim untuk memastikan penegakan hukum dan ketertiban serta menjamin keselamatan dan keamanan seluruh rakyat Mesir,” imbuh del Buey.

Terakhir, Sekjen Ban mengimbau semua pihak untuk mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik di Mesir.

“Dia memperbarui seruannya bagi dialog nasional dan proses rekonsiliasi secara inklusif. Tujuannya tentu harus menjadi jalur damai menuju pengembalian kekuasaannya secara penuh kepada sipil, penegakan konstitusi dan pemerintahan yang demokratis,” tandas del Buey.