burj-al-khalifaMenara Burj Khalifa, Dubai

Dubai – Umumnya di satu lokasi hanya ada satu waktu untuk berbuka puasa. Karena waktu berbuka puasa yakni di saat matahari terbenam. Namun di Burj Khalifa, menara tertinggi di dunia, waktu berbuka dilakukan 3 kali.

Umat Muslim yang tinggal di lantai tertinggi di Burj Khalifa harus menunggu waktu berbuka sedikit lebih lama dari yang lainnya. Sebuah fatwa ulama Dubai telah dikeluarkan mengenai waktu berbuka di Burj Khalifa.

Bangunan tertinggi di dunia ini memiliki ketinggian yang mencapai 2.717 kaki. Tingginya bangunan pencakar langit ini berpengaruh terhadap penghuninya yang beragama Islam saat berbuka puasa selama Ramadhan.

Sebagaimana dilansir oleh the national, Rabu (17/7/2013), Dr Ahmed Al Haddad, sebagai Kepala Pusat Ifta di Urusan Islam dan Departemen Kegiatan Sosial, yang mengatakan bahwa Burj khalifa memiliki ketinggian lebih dari 828 meter dengn 160 lantai, harus dibagi ke dalam 3 waktu yang berbeda untuk berbuka puasa.

Ia mengatakan lebih lanjut tiga segmen ini berdasarkan matahari terbenam yang “terlihat” oleh penghuni hotel. “Sayangnya di mana Anda berada, Anda harus bersabar untuk melihat matahari terbenam yang sebenarnya”, kata Al Haddad.

Penghuni yang tinggal di lantai 80 ke bawah, akan berbuka puasa sama dengan warga Muslim lainnya-saat azan magrib berkumandang di TV Dubai atau dari masjid terdekat. Lain halnya dengan penghuni dari lantai 80 sampai 150, mereka akan berbuka puasa 2 menit setelah azan magrib. Hal ini juga berlaku bagi mereka untuk melakukan salat Isya. Dan mereka akan 2 menit lebih awal sebelum azan subuh berkumandang.

Sedangkan bagi para penghuninya yang berada di lantai 150 ke atas, mereka harus menunda waktu berbuka selama 3 menit. Begitu pula untuk melaksanakan solat Isya, mereka akan tertunda selama 3 menit setelah azan. Namun, mereka akan 3 menit lebih awal dalam menjalakan salat subuh.

“Itu tidak pernah terlintas di pikiran saya bahwa seseorang yng tinggal di bangunan tinggi akan mengalami perbedaan waktu saat berpuasa”, kata Mohammed Badr, yang tinggal di Burj Khalifa  lantai  61.|detikraamadhan