israeltahanbocah5tahunScreenshot of the B’Tselem video.

Pasukan Pertahanan Tentara Israel  (IDF)  awal pekan ini terekam  menahan seorang anak Palestina berusia  lima tahun di Hebron, karena  bocah itu diduga melemparkan batu pada mobil Tentara  Israel,  pada hari Selasa. waktu setempat.

Video yang diambil  oleh  organisasi hak asasi manusia Israel B’Tselem telah beredar dan dapat dilihat dibawah tulisan ini,

Sebuah rekaman beredar memperlihatkan Tentara pertahanan Israel (IDF) menangkap seorang bocah Palestina lima tahun hhanya karena si bocah melempar batu ke kendaraan mereka.

Surat kabar Haaretz melaporkan, Kamis (11/7), rekaman itu diambil oleh organisasi hak asasi manusia  Israel B’Tselem. Video itu menunjukkan tentara dari Brigade Givati ditempatkan di Tepi Barat mengepung sang bocah bernaama Waadi Maswada.

Dalam video tersebut, salah seortang  tentara terdengar menanyakan kepada Maswada, “Di mana Ayah?”     Tampak dalam video itu beberapa penduduk lokal mencoba untuk berbicara kepada para prajurit dan mencegah mereka dari melanjutkan  penangkapan. Tentara lain malah menganggap itu bercanda dan mengusir penduduk serta bocah itu. “Sudah pergi sana,” ujar mereka. Seorang remaja Palestina segera menarik tangan Maswada dan bocah itu hanya menangis.

Enam tentara itu sempat mengerumuni keduanya. Remaja itu menerangkan pada komandan IDF rumah Maswada. Lalu mereka mengajak Maswada menaiki jip “naik bersamaku .” katanya , Maswada  meronta-ronta dan mencoba untuk melarikan diri sambil  menangis, lkemudian   mendatangi rumah orang tua bocah itu.

Sesampainya di rumah ternyata hanya ada sang ibu. Para tentara itu menginginkan Maswada ditahan. Mereka pun menyerahkannya pada keamanan Palestina. Tak berapa lama ayah anak itu bernama Karim bertanya apa kesalahan anaknya. “Para tentara itu menjawab anak saya melempar batu dan menyebabkan mobil mereka lecet. Anak saya hanya bisa menangis. Dia bilang dia juga ditahan di pos pemeriksaan di KotaHebron,” ujar Karim.
videonya :

Video lain yang diambil  organisasi hak asasi manusia  Israel B’Tselem   menunjukkan anak laki-laki bersama ayahnya yang  diborgol dan ditutup matanya untuk di interogasi.