acehdiguncang gempaJAKARTA – Gempa berkekuatan 6,2 SR yang mengguncang Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada pukul 14:37 siang tadi menelan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat gempa dengan epicentrum di kedalaman 10 kilometer di Kabupaten Bener Meriah itu mengakibatkan 5 orang meningga, 2 hilang dan 70 lainnya luka-lukal .

Data terkini yang diperoleh BNPB, selain enam korban jiwa juga ada ratusan korban luka. “Laporan sementara di Bener Meriah jumlah korban lima orang meninggal dunia, dua orang hilang, dan 70 orang luka-luka,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho malam ini.

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa di Bener Meriah itu mengakibatkan puluhan rumah rusak berat. Saat ini masyarakat telah mengungsi di 5 titik pengungsian, yaitu Kampung Kolemparacanis, Kampung Kecal, Kampung Lampahan, Kampung Bandar Lampahan, dan Kampung Surajadi.

Sedangkan satu korban jiwa lainnya ada di Kabupaten Aceh Tengah. Selain satu korban jiwa meninggal, gempa juga mengakibatkan 140 warga Aceh Tengah luka-luka. “300 unit rumah rusak, dan satu ruas jalan terputus di Km 92 Takengon, Kp Muliye, Kecamatan Kebayakan,” beber Sutopo.

Sutopo menambahkan, pihaknya telah memerintahkan tim reaksi cepat penanggulangan bencana untuk segera mengkaji dampak kerusakan akibat gempa bumi itu. Sebuah Tim Reaksi Cepat BNPB diberangkatkan ke Aceh pada pukul 21.00 WIB malam ini menggunakan pesawat khusus.

“Tim terdiri dari BNPB, SRC PB (Satuan Reksi Cepat Penanggulangan Bencana), Kementerin Sosial, Kementerian PU dan Kementerian Kesehatan,” kata Sutopo.

Dia menyebutkan, BNPB terus melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk melakukan penanganan darurat. Beberapa daerah yang parah mengalami kerusakan adalah di Kabupten Bener Meriah dan Aceh Tengah. |jpnn