first-ever-tv-commercial-on-prophet-muhammadPendiri Mypeace Diaa Mohamed. (The Daily Telegraph)

Sydney – Untuk meningkatkan citra Islam di mata  warga Australia. Sebuah organisasi wadah aktivis muslim Australia  My  Mypeace  untuk pertama kalinya akan  meluncurkan iklan komersial di televisi besar  Australia tentang  Nabi Muhammad SAW..

Komunitas warga muslim di Negeri Kanguru ini menghabiskan puluhan ribu dolar Australia demi mendanai iklan berdurasi 30 detik ini. Iklan ini akan ditayangkan pada jaringan televisi besar di Australia mulai 9 Juli mendatang.

Dilansir dailytelegraph.com.au , Jumat (28/6/2013), iklan ini akan tayang pada jam tayang utama di sejumlah saluran seperti Channel 7, Channel 9, Channel 10 dan juga Channel SBS selama beberapa bulan.

Iklan ini merupakan gagasan dari organisasi Mypeace yang bermarkas di Bankstown, Sydney. Tujuan mereka untuk menjembatani komunitas muslim dengan warga Australia lainnya. Pendiri Mypeace Diaa Mohamed menuturkan, proses negosiasi dengan pihak stasiun televisi sudah mencapai tahap akhir. Menurut Mohamed, iklan ini akan ditayangkan saat pagi hari, kemudian siang hari dan malam hari saat jam tayang puncak.

“Ini merupakan respons terhadap kekeliruan yang ada selama ini — tidak banyak orang (Australia) yang tahu siapa Nabi Muhammad yang sebenarnya dan mengapa kami sangat meninggikannya,” jelas Diaa Mohamed.

“Iklan ini menggunakan narasi dan juga akan ditampilkan kutipan pada tayangannya. Muhammad merupakan pria paling berpengaruh dalam sejarah dan iklan ini akan menunjukkan apa yang dikatakan para akademisi dan ahli sejarah tentangnya,” imbuhnya.

Menurut Diaa Mohamed, akan ditampilkan juga pendapat sejumlah tokoh dunia dan lintas agama mengenai Nabi Muhammad SAW. Mulai dari Mahatma Gandhi yang menyebut Nabi Muhammad ‘berada di hati jutaan orang’ hingga George Bernard Shaw yang menggambarkannya sebagai ‘penyelamat kemanusiaan’.

Citra Islam di mata publik Australia tercoreng ketika sejumlah anggota komunitas muslim di Sydney membuat kerusuhan di kawasan bisnis itu pada September 2012 lalu. Aksi yang menyebar luas di YouTube tersebut telah mencoreng citra Islam.

Sydney sendiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki komunitas muslim paling beragam di dunia, yakni berasal dari 70 negara dan latar belakang etnis yang berbeda. Mulai dari Libnon, Turki, Afghanistan, Mesir, India, Pakistan, Bosnia, Afrika Selatan dan Fiji.

Sedangkan jumlah warga muslim di Australia dilaporkan meningkat 40 persen dalam 5 tahun terakhir, yakni mencapai 476.291 orang. Banyak sekolah-sekolah Islam dan juga masjid serta musala yang dibangun di wilayah Sydney dan Melbourne.| detik