rUSAKkfc

Medan: Aksi penolakan penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Medan, Sumatra Utara (Sumut), berlangsung ricuh. Restoran makanan siap saji KFC rusak diamuk mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan, Senin (17/6) malam.

Selain itu, mahasiswa juga merusak pos polisi dan membakar tiga sepeda motor yang berada di halaman restoran KFC. Awalnya, aksi mahasiswa masih berlangsung damai. Mereka hanya berorasi sambil membakar ban di tengah Jalan Perintis Kemerdekaan, tepat di depan kampus mereka.

Namun, aksi semakin memanas ketika mereka mendengar pengumuman sidang rapat paripurna DPR yang mengumumkan harga BBM naik.
Mahasiswa kemudian melempari kaca-kaca restoran siap saji tersebut yang berada di depan kampus mereka. Setelah itu, mereka menghancurkannya dengan kayu dan besi.

Kemudian, mereka masuk ke dalam restoran dan merusak meja serta kursi. Mahasiswa juga mengeluarkan sepeda motor bebek yang merupakan kendaraan delivery service KFC dan membakarnya.

Aksi serupa juga dilakukan mahasiswa USU dengan memblokade Jalan Djamin Ginting dengan merusak sejumlah fasilitas umum. Aksi saling lempar batu juga terjadi antara mahasiswa dan petugas kepolisian ketika akan membubarkan aksi.

Polisi menangkap 20 mahasiswa yang terlibat dalam aksi perusakan restoran KFC. Selain itu, polisi juga ikut menangkap Rektor Universitas HKBP Nommensen Jongker Tampubolon dan Pembantu Rektor I Universitas HKBP Nommensen Sihol Nababan.

Mereka berdua digelandang bersama dengan puluhan mahasiswa dari lokasi penyisiran demonstran yang berunjuk rasa dengan merusak berbagai fasilitas. (METRO )