papuanuginiMaraknya tindakan pemerkosaan dan pembunuhan  di Papua Nugini , membuat pemerintah

Papua Nugini memberlakukan kembali hukuman mati bagi kasus-kasus kejahatan serius.

Port Moresby, – Seorang gadis remaja memenggal kepala ayahnya dengan parang  setelah sang ayah memperkosa dirinya dirumah mereka disebuah di Papua Nugini,  Warga desa pun melindungi gadis berumur 18 tahun itu dan menolak menyerahkannya ke polisi. Warga sepakat bahwa ayah “jahat” tersebut pantas untuk mati.

warga melidungiWarga desa pun  membuat perlindungan   dan  menolak  polisi untuk meinterogasi gadis 18 tahun itu

Menurut pemimpin gereja setempat, Lucas Kumi dari desa Rang di wilayah pegunungan Western Highlands, seluruh penduduk menolak menyerahkan gadis tersebut ke polisi.

“Warga dan para pemimpin di daerah kami pergi dan melihat tubuh tanpa kepala dari ayah tersebut setelah anak perempuan itu melaporkan insiden tersebut kepada mereka dan menjelaskan mengapa dia membunuh ayahnya,” kata Kumi seperti dilansir Daily Mail, Senin (17/6/2013).

Kepada media setempat, Post Courier, Kumi menjelaskan, ayah sang gadis memperkosanya saat  mereka hanya berdua saja di rumah mereka di desa Rang pekan lalu. Saat kejadian, ibu dan dua saudara si gadis pergi mengunjungi rumah kerabat dan menginap di sana.

“Sang ayah masuk ke kamar putrinya di malam itu dan memperkosanya berulang kali. Sang ayah ingin memperkosa putrinya lagi keesokan pagi dan saat itulah gadis muda itu mengambil pisau semak/ parang  dan memenggal  kepala ayahnya sampai putus,” tutur Kumi.

“Kami semua sepakat bahwa dia bebas tinggal di komunitas ini karena ayahnya layak untuk mati,” cetusnya seraya membela perbuatan gadis yang tidak disebutkan namanya itu. “Anak perempuan itu berbuat demikian akibat trauma dan perbuatan jahat ayahnya,” tandasnya.

Dikatakan Kumi, warga membentuk garis perlindungan di sekitar kediaman gadis tersebut guna mencegah polisi membawanya pergi.

“Masyarakat juga setuju untuk tidak mengadakan seremoni penguburan resmi untuk ayahnya,” kata Kumi.

Tindak kejahatan pemerkosaan dan pembunuhan marak di Papua  Nugini. Sebagai upaya untuk menghentikannya, pemerintah PNG belum lama ini memberlakukan kembali hukuman mati bagi kasus-kasus kejahatan serius.