Bandara-San-FranciscoBandara International San Francisco (google)

SAN FRANCISCO – Seorang supir taksi Royal Cab, Hasan Khan (52 tahun), menjadi pelopor berdirinya mushalla di Bandara San Francisco, Amerika Serikat.

Imigran dari Pakistan ini mengumpulkan kurang lebih 300 petisi dari sesama supir taksi. Isi petisi tersebut adalah untuk mendesak pihak Bandara agar memberikan fasilitas mushalla dan tempat wudhu.

Sebelum dibuat fasilitas tempat wudhu ini, para supir taksi harus membawa air dalam botol besar untuk berwudhu. Pilihan lain adalah menggunakan kamar mandi yang berada di dalam terminal Bandara, dan sering membuat risih para penumpang.

Menurutnya, memang tak semua orang bisa menghargai perbedaan keyakinan. Bagi orang kristen, mereka hanya perlu berdoa seminggu sekali, sedangkan bagi mereka yang Muslim perlu melakukan shalat yang menjadi rutinitas sehari-hari. Dengan disediakannya fasilitas ini, mereka pun sangat bersyukur.

“Kami sangat senang,” ujar salah seorang supir taksi yang berasal dari Yaman, Ahmed Algazali. (Salam)