hercules-berwajah-seram-namun-berhati-baikSejumlah pendukung Hercule Rozario Marcal yang hadir untuk memberikan dukungan dalam persidangan perdana Hercules di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Kamis (30/5/2013)

Jakarta- Pendukung Hercules terus berdatangan ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Beberapa di antara mereka ada yang merupakan warga, ada juga yang merupakan anggota Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB).

Suparman, salah seorang simpatisan Hercules yang hadir, menyatakan bahwa dia tidak percaya bahwa Hercules telah melakukan perbuatan yang merugikan orang lain. Dia juga menyatakan bahwa masyarakat sebaiknya tidak menilai Hercules dari tampangnya saja.

“Kelihatan serem, tetapi orangnya baik. Wajah enggak sama dengan hati. Kita simpatisan karena dia (Hercules) sering ngasih sumbangan ke masyarakat seperti saat bencana kebanjiran atau kebakaran. Jadi, saat ini kita prihatin,” kata Suparman yang mengaku asal Senen, Jakarta Pusat, ditemui di PN Jakbar, Kamis (30/5/2013).

Suparman yang juga merupakan anggota Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) ini menyatakan, kasus yang dialami Hercules merupakan fitnah. Untuk itu, dia berharap Hercules dapat dibebaskan.

“Kasus paling fitnah. Dia orangnya bijaksana. Mudah-mudahan bebas. Banyak yang menanti uluran tangan, seperti anak yatim, masjid. Itu sudah sejak lama bahkan sebelum berdirinya GRIB. Sumbangannya enggak ada unsur-unsur politik,” tegas Suparman.

Dari pengamatan Kompas.com, para pendukung Hercules yang hadir tampak mengenakan atribut pakaian muslim, seperti baju koko ataupun jubah panjang yang mayoritas berwarna putih.

Untuk hari ini, para pengunjung di PN Jakbar yang hadir untuk menyaksikan sidang Hercules menggunakan kartu tanda pengenal berwarna merah yang menandakan Tamu Sidang. Sementara untuk pengunjung yang hadir di PN untuk keperluan lain mengenakan kartu identitas berwarna hijau yang menandakan Tamu Pengadilan.

Pemeriksaan dan pembedaan terhadap pengunjung dilakukan di pintu masuk di bagian depan pengadilan. Untuk hari ini, PN Jakbar tidak akan menggelar persidangan kasus lain selain kasus Hercules beserta beberapa anak buahnya.

“Hari ini cuma sidang Hercules. Cuma karena ada orang yang datang untuk keperluan lain, misalnya ngurus dokumen atau yang lain, jadi kita bedakan,” kata Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat AKBP Agung Pitoyo. (kompas)