chairulChoirul Imam di antara ibu dan saudaranya (foto: Sindo TV)

SEMARANG – Seorang remaja dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengalami lumpuh di sekujur tubuhnya akibat kecelakaan yang dialami. Remaja putus sekolah itu membutuhkan uluran tangan untuk biaya pengobatan.

Derita dan nestapa menyelimuti keluarga Imam Sutrisno warga Dusun Sendang Rejo Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran. Putra sulungnya, Choirul Imam (19), mengalami kelumpuhan pasca kecelakaan setahun lalu.

Choirul, lulusan MTs Al Ashror Pati Semarang, hanya bisa berbaring dengan selang di hidungnya. Dia tak mampu membantu orangtuanya lagi untuk berjualan bakso cilok seperti dulu.

Pemuda bertubuh kurus itu tidak bisa mengonsumsi makanan. Asupan makanan disalurkan melalui hidungnya menggunakan selang.

Kecelakaan itu terjadi setahun lalu di kawasan Asrama Ungaran. Sepeda motor yang dia kendarai, ditabrak mobil sedan yang dikemudikan oleh seorang pemuda warga Sleman DIY.

Awalnya penabrak membantu biaya perobatan hingga lebih kurang mencapai Rp5 juta, namun pendarahan otak yang dialami Choirul membuat biaya pengobatan membengkak hingga Rp170 juta.

“Karena kejadiannya tidak bisa diproses oleh polisi, biaya pengobatan itu pun ditanggung sendiri,” ujar Siti Romlah, ibu Choirul.

Hampir seluruh harta benda milik Sutrisno habis untuk pengobatan anaknya, apalagi kedua anaknya yang lain juga membutuhkan biaya untuk sekolah. “Doanya dagangan laku dan habis semua, tetap usaha,” imbuh Sutrisno.

Siti Romlah dan Sutrisno ingin melihat Choirul kembali seperti sediakala, dan berharap agar penabrak memberikan dukungan moral untuk anak mereka. (okezone)