Minarett der Moschee Rendsburg

Asosiasi Islam di Jerman menyatakan bahwa empat mesjid diserang pada 10 hari berturut-turut belakangan ini. Ini terjadi setelah adanya sidang National Socialist Underground (NSU) yang menyerukan penyelidikan setiap serangan Islamofobia di negara tersebut.

Masalah Islamophobia di Jerman muncul ke permukaan sekali lagi sehubungan kasus Beate Zschäpe yang jadi tersangka atas 10 pembunuhan.

Delapan korbannya adalah orang Turki, satu seorang imigran Yunani dan korban terakhir adalah seorang polisi Jerman. Sesi pertama sidang, diselenggarakan pada tanggal 6 Mei kemarin.

Meskipun sidang tengah digelar, Asosiasi Islam Jerman mengklaim bahwa serangan terhadap Muslim di negara ini belum berhenti.

Dewan Koordinasi Muslim di Jerman (KRM) mengumumkan bahwa masjid-masjid diserang antara rentang waktu 10 Mei dan 20 Mei.

Para penyerang itu juga menuliskan sesuatu di pintu masjid di Düren pada 20 Mei itu, yang berbunyi: ” NSU masih ada dan Anda akan jadi korban berikutnya.”

KRM mengutuk insiden itu dan menuntut agar masjid di Jerman lebih terlindungi selama periode sensitif ini berlangsung. (islampos)