Darin-luthfi

Darin Mumtazah dan Luthfi Hasan Ishaaq

Jakarta – Teka-teki hubungan antara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq dan  Darin Mumtazah kelas III SMK di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur  mulai terkuak. Suyitno, seorang petugas keamanan di tempat tinggal Darin Mumtaz, di Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku, ibunda Darin memperkenalkan Luthfi kepadanya sebagai suami Darin. Luthfi dan Darin juga diketahui tinggal sekamar di rumah itu.

Seperti dilansir Inilah.comKamis (23/5/2013). Pihak keluarga membenarkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq telah menikahi Darin Mumtazah pada September 2012.

“Ya,” ujar sepupu Darin, Umam Bahan di depan rumah kontrakan keluarga Darin, Kamis (23/5/2013).

Keluarga Darin pindah ke rumah kontrakan yang lebih besar di daerah yang sama, Jatinegara, Jakarta Timur, setelah menikah. Sebelumnya, mereka tinggal di rumah yang lebih kecil dengan harga sewa Rp600 ribu. Sedangkan, yang sekarang biaya sewanya Rp75 juta pertahun.

Saat ini, rumah tersebut tidak lagi ditempati. Komisi Pemberantasan Korupsi sempat mencari Darin yang diduga terkait kasus impor daging sapi yang menjerat Luthfi. Belum diketahui keberadaan pelajar SMK itu.

Sebelumnya, ibunda Darin, yang akrab disapa Umi, membantah anaknya nikah siri.

Pihak keluarga Darin Mumtazah menganggap mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, tukang bohong.

Luthfi sempat berjanji memberikan rumah, mobil dan usaha. Namun, sejak nikah September tahun lalu, janji manis tersebut tidak dipenuhi.

“Sempat janji mau dikasih rumah harga tiga miliar, mobil, apotek. Tukang bohong Pak Luthfi itu,” ujar sepupu Darin, Umam Bahan, di depan rumah kontrakan keluarga Darin, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Sebagaimana diberitakan, Darin Mumtazah merupakan pelajar SMK yang dua kali mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sampai saat ini, belum diketahui keberadaan Darin. KPK bisa memanggil paksa jika memang diperlukan untuk kepentingan kasus. [Inilah]