mansourRiyadh- Pemerintah Saudi telah menahan 10 tersangka baru yang diduga dalam jaringan mata-mata Iran yang ditangkap pada bulan Maret, seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan pada hari Selasa.

“Penyelidikan awal yang dilakukan oleh otoritas membaawa penahanan 10 orang lain yang terlibat dalam kegiatan mata-mata,” saluran berita televisi pemerintah Al-Ekhbariya melaporkan, mengutip pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri, demikian lansiran situs alarabiya.net, Senin 21 Mei.

Para tersangka termasuk delapan warga Saudi, seorang Lebanon dan Turki, ungkap pernyataan tersebut.

Pada tanggal 19 Maret lalu, Kementerian Dalam Negeri mengatakan pemerintah telah menangkap 16 warga Saudi, seorang Iran dan Lebanon di empat wilayah termasuk provinsi timur.

Sementara Iran telah membantah terlibat dalam jaringan mata-mata yang dituduhkan, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi, Mansour al-Turki, mengatakan pada April bahwa penyelidikan awal telah mengungkapkan keterlibatan langsung dari mereka yang ditangkap dengan intelijen Iran. Sementara itu, Mansour al-Turki mengatakan bahwa pria Lebanon yang ditangkap pada bulan Maret telah dibebaskan.

Semua orang Saudi yang ditangkap pada bulan Maret merupakan orang syiah, yang merupakan kelompok minoritas di kerajaan Saudi. [muslimdaily]