ICG-award-photo
The ICG’s 2013 In Pursuit of Peace award for President Thein Sein, which was handed to Minister Aung Min in New York on April 22. (Photo: The President’s Office website)

Jakarta – Sungguh  terlalu..!!!!  Dengan sangat telanjang dimata dunia  bagaimana Otoritas Burma ikut serta dalam kekerasan orang Budha Myanmar  menyiksa, membuinuh dan mengusir umat muslim Rohingya , kini Presidennya malah mendapat NOBEL PERDAMAIAN. . Padahal dialah seharusnya orang yang paling bertanggung jawab atas pemusnahan (genocide)  muslim Rohingya. Bagaimana bisa mendapat nobel perdamaian (IGC)….!!  Allahu Akbar.. Allahu Akbar’.. Allahu Akbar…  Buka mata dan telinga wahai…. umat Islam.. Bangkitlah.. Bangkitlah..Bangkitlah..!!!

Seperti dilansir  VoA Islam  Selasa   30 April 2013.  Menteri Pemerintah Myanmar, Aung Sin, pada hari Selasa (30/0413) menerima penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2013, yang diberikan kepada Presiden Burma Thein Sein oleh International Crisis Group (ICG) pada tanggal 22 April 2013 di New York, Amerika Serikat.

ICG mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Presiden Thein Sein karena ia membebaskan tahanan politik di Burma, mengurangi ketakutan di pihak oposisi politik dan penurunan signifikan dalam pelanggaran hak asasi manusia yang diderita oleh dua etnis, Karen dan Karini, di timur Burma.

Di sisi lain, banyak pihak yang menentang pemberian Nobel ini karena kondisi etnis minoritas, pendekatannya terhadap kasus pelanggaran HAM di Arakan dan ketidakmampuannya menghentikan pembunuhan dan pembakaran terhadap Muslimin Rohingya.