margot-woeil

 Margot Woelk (95), pernah bertugas menjadi pencicip makanan Adolf Hitler selama masa Perang Dunia II.

Berlin  –  Pada  massa perang dunia II  seorang perempuan bernama Margot Woelk dievakuasi oleh pasukan Schutstaffel (SS) Nazi pada tahun 1942  dari Berlin ke timur Prussia (Polandia sekarang). Sejak itu ia bekerja sebagai penguji bahan makanan yang akan dimasak untuk pemimpin paranoid Nazi,  Adolf Hitler.

Ia merupakan satu dari 15 perempuan yang bekerja untuk Hitler. Ia mencoba seluruh buah segar dan sayuran. Termasuk asparagus, paprika dan kacang polong. Ia harus menguji makanan yang telah dimasak sebelum dibawa ke Rastenburg.

“Kami disuruh mencicipi makanan antara pukul 11.00 sampai 12.00 sebelum makanan tersebut dibawa ke markas SS,” ujar Woelks seperti dilansir laman Daily Mail, Sabtu (23/2).

Selalu ada jeda satu jam sebelum makanan yang telah dicicipi dibawa ke hadapan Hitler. Hal ini bertujuan untuk melihat apakah ada efek yang ditimbulkan setelah si pencicip memakan makanannya.

Woelks mengaku sangat takut dengan pekerjaannya saat itu. Bahkan sampai hari ini ketakutannya tidak berkurang. Namun ia mengaku tidak ada yang bisa ia lakukan untuk bertahan hidup kecuali mematuhi perintah pasukan SS.

Segera setelah Hitler meninggalkan kamp pada November 1944 Woelks melarikan diri. Ia dibantu seorang perwira senior keluar dari jerat Nazi. Ia meyakini pencicip makanan lain telah ditembak pasukan Rusia.

Woelks juga berhasil menemukan suaminya, yang ia sangka telah tewas dalam perang, pada 1946. Mereka hidup bersama hingga kematian suaminya pada 1990.

hitler and eva

Hitler dan  gundiknya Eva Braun saat makan

Margot Woelk menyimpan rahasia itu rapat-rapat selama lebih dari setengah abad, kini dalam usia senja ia baru mengumumkannya dan dunia terkejut: ia pernah berprofesi sebagai pencicip makanan Adolf Hitlet, diktator terbesar Jerman.

Beberapa bulan setelah ulang tahun ke-95, janda tanpa anak ini menceritakan kisah itu pada seorang wartawan lokal di Berlin.

Woelk bekerja untuk Hitler saat umurnya dua puluhan dan menjalani tugas sebagai pencicip makanan selama sekitar dua setengah tahun.

Bersama 15 gadis muda lain, ia memastikan makanan yang disuguhkan pada Hitler benar-benar bebas dari racun.

Mereka tinggal di Sarang Srigala, komplek tempat tinggal, kantor sekaligus pusat komando pasukan Hitler yang dijaga sangat ketat dan kini berada di wilayah Polandia.

bersantap

 Adolf Hitler  duduk dengan perwira Jerman sedang bersantap pada tahun 1945

Dia vegetarian. Tidak pernah makan daging selama aku berada di sana, kata Woelk tentang pemimpin organisasi Nazi itu.

Hitler sangat ketakutan Inggris akan meracuninya, karena itulah ada 15 gadis yang mencoba dulu makanannya sebelum disuguhkan padanya.

Kantor berita AP menulis di tengah situasi sulit karena keterbatasan makanan akibat perang, menjadi pencicip makanan adalah pekerjaan menyenangkan bagi Woelk.

Makananya sangat enak, hanya sayuran terbaik (yang disajikan), asparagus, paprika, apa saja. Selalu disajikan bersama dengan nasi atau pasta, tambahnya.

Meski demikian, ia dan rekannya juga merasakan ketakutan mereka akan jadi korban peracunan.

Kami tahu ada berbagai isu soal racun ini jadi kami kurang menikmati enaknya makanan itu. Tiap hari kami ketakutan juga makanan yang kami cicipi adalah menu terakhir kami.

hitlerandfriend

Sebelum perang Hitler dan perwira pesta, mereka  duduk di meja yang  sarat dengan buah dan sayuran segar

Dikejar penggemar

Selama menikah, Woelk tak pernah menceritakan sejarah hidupnya tersebut, karena takut akan diburu aparat terkait perannya dalam organisasi Nazi.

Setelah kisahnya ditulis media lokal di Berlin, sontak dirinya menjadi terkenal dan diburu orang berbagai kalangan.

Guru sekolah menulis surat meminta foto dan tandatangannya dan kisahnya diceritakan kembali sebagai bagian dari sejarah di depan kelas.

Sejumlah peneliti dari sebuah museum bahkan datang berkunjung untuk menanyakan rincian hidupnya saat melayani Hitler.

Namun kepada siapapun, perempuan berkaca mata ini selalu menekankan dirinya hanya bertugas sebagai pencicip makanan bukan anggota partai atau gerakan Nazi.

Setelah kekalahan Jerman, ia juga menjadi korban perang dan mengaku ditahan dan diperkosa selama 14 hari setelah Berlin jatuh ke tangan tentara Rusia.

Hitler sendiri sudah bunuh diri beberapa bulan sebelumnya, pada tanggal 2 Mei setelah muncul kepastian Nazi kalah melawan pasukan sekutu.

Mereka menyeretku ke apartemen seorang dokter dan memperkosaku selama 14 hari berturut-turut. Karena itu aku tidak bisa punya anak. Mereka hancurkan semuanya, kisahnya getir.

Kini dalam usia senja ia tak mampu lagi keluar dari bangunan apartemennya yang tak dilengkapi lift. Seorang perawat akan berkunjung mengecek beberapa kali dalam sehari, para keponakan juga sering menengok tambahnya.

Woelk merasa di ujung usianya kini ia harus melepas semua kenangan dengan menceritakan kisahnya.

Selama puluhan tahun aku coba membuang ingatan itu, tuturnya pelan. Tapi selalu akhirnya kembali lagi menghantuiku tiap malam. (berbagai sumber)