usa-fertizlier-plant-explosion

Ledakan besar di pabrik pupuk yang menghancuran  kota Texas bagian barat  Barat,  sedikitnya  15 orang  tewas termasuk lima petugas pemadam kebakaran dan  ratusan  terluka

Texas USA – Setelah beberapa hari lalu tragedi ledakan lomba maraton di Boston terjadi, kini ledakan  maut kembali mengguncang Amerika.    muncul insiden ledakan baru. Menurut laporan media setempat,  sedikitnya  15  orang dinyatakan tewas dan ratusan lainnya terluka akibat ledakan di sebuah pabrik pupuk di Waco, Texas.

Televisi KWTX melaporkan pada hari Kamis (18/4) mengutip pernyataan Direktur Layanan Darurat, George Smith yang telah mengonfirmasi jumlah korban tewas.

Ledakan ini datang pada saat AS tengah disibukkan dengan insiden ledakan mematikan yang terjadi saat lomba maraton di Boston pada hari Senin (15/4).

01

 Petugas pemadam kebakaran melakukan pencarian dan penyelamatan sebuah apartemen yang  hancur oleh ledakan di sebuah pabrik pupuk di Barat, Texas, yang sedikitnya menewaskan 15 orang

02

Tragis: Sebanyak 75 lokasi bisnis dan rumah di West  Texas  telah hancurkan oleh ledakan besar sekitar 8:00 pada hari Rabu waktu setempat

03

 Tim Pencarian dan penyelamatan memeriksa  dari pintu ke pintu untuk   mencari  korban  yang  kemungkinan masih ada akibat ledakan besar

Petugas pemadam kebakaran langsung menanggapi  kejadian di sebuah pabrik di Texas ini, CBS News melaporkan.

“Saat terjadi kebakaran akibat ledakan, petugas pemadam kebakaran turun saat itu juga,” kata pejabat setempat.

Petugas pemadam kebakaran juga mengatakan bahwa mereka mendirikan unit triase di sebuah gedung apartemen di mana banyak orang yang terjebak.

Ledakan di pabrik Pupuk di Barat Texas terjadi pada hari Kamis pukul 08:00 waktu setempat, Kepala Asisten Pemadam Waco, Don Yeager kepada kantor berita AFP melalui telepon.

Penyebab ledakan ini belum diketahui, namun Yeager mengklaim ledakan itu terjadi akibat ledakan amonia anhidrat.

Saat pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian, ledakan itu begitu kuat sehingga merobohkan beberapa bangunan di dekatnya, dan membakar para pekerja pabrik.