pakdalm

New Delhi-Tiga mahasiswa di negara bagian Chennai, India, telah menciptakan alat anti-pemerkosaan yang dilengkapi dengan alat pelacak GPS, yang mereka klaim akan menjadi “solusi instan” untuk serangan seksual terhadap para perempuan di India.

Para mahasiswa tersebut telah menciptakan pakaian dalam anti-pemerkosaan yang dilengkapi GPS dan mampu melumpuhkan pemerkosa dengan kejutan listrik 3.800 kilovolt yang juga akan memperingatkan polisi ketika diaktivasi,seperti dilansir situs voa.

Dengan bentuk seperti baju tidur dengan kawat di antara payudara, pakaian tersebut — diberi nama Society Harnessing Equipment (S.H.E.) – mengalirkan listrik kepada penyerang saat ia mencoba menekan tubuh perempuan, menghubungkan sebuah sirkuit di dalam pakaian tersebut.

Trio mahasiswa teknik dari sebuah universitas di Chennai itu mengatakan, ide inovasi tersebut dipicu penyerangan brutal terhadap mahasiswa berusia 23 tahun yang diperkosa beramai-ramai dalam sebuah bus yang bergerak di New Delhi Desember lalu, yang membuat ngeri seluruh dunia.

Salah satu pencipta pakaian dalam tersebut, mahasiswi bernama Rimpi Tripathi, mengatakan produk tersebut tidak hanya melindungi perempuan namun juga memberikan hukuman instan bagi pelaku serangan. “Kami ingin memberikan solusi, sebuah solusi instan, dan hukuman di tempat, agar hal ini dapat mencegah orang yang mencoba memperkosa perempuan, memberikannya kejutan dan membuatnya takut. Diharapkan ia tidak akan pernah lagi bermimpi memperkosa atau memegang perempuan dengan niat jahat,” ujarnya.

Niladri Basubal, anggota trio itu, mengatakan kejutan awal mampu melumpuhkan penyerang dan akan diikuti dengan serangkaian kejutan listrik, sampai 82 kali untuk memastikan penyerang menghentikan aksinya. Trio ini sedang bekerja untuk memastikan produk ini tahan air dan dapat dihubungkan dengan telepon selular lewat Bluetooth. (ROL)