Setanbakarkalimatsyahadat

 Tiga  aktivis FEMEN  bertelanjang dada bakar bendera bertuliskan syahadat (Alankabout.com)

Jakarta -Tiga wanita aktivis Kelompok FEMEN  membakar bendera bertuliskan kalimat syahadat di luar Masjid Agung di Ibu Kota Paris dua hari lalu. Mereka membakar bendera itu sebagai ungkapan menentang penindasan terhadap kaum perempuan di negara-negara muslim.

Seperti dilaporkan Situs israelnationalnews.com, Jumat (5/4), seorang aktivis kelompok  Femen asal Tunisia membakar bendera bertuliskan Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.

Dia dan dua perempuan Arab lainnya yang ikut dalam aksi itu membakar bendera sambil bertelanjang dada.

Mereka menggelar unjuk rasa  untuk mendukung aktivis  wanita  asal Tunisia bernama Amina Tyler yang terancam dihukum negaranya karena mengunggah foto telanjang dada dirinya di laman situs media sosial Facebook.

FreeAmina

Para aktivis  Femen itu menyebut tanggal 4 April lalu sebagai Hari Jihad Telanjang Dada Internasional  (International Topless Jihad Day).   Mereka menggelar  unjuk rasa  di sejumlah ibu kota di Eropa seperti Berlin di Jerman, Kiev di Ukraina, dan Paris di Prancis.

“Kami bebas, kami bugil, ini hak kami, ini tubuh kami, ini aturan kami, dan tak seorang pun bisa memperalat agama, dan simbol suci lainnya untuk menganiaya perempuan dan menindas mereka,” kata anggota Femen Alexandra Shevchenko kemarin di depan masjid di Berlin di tengah suhu udara yang hampir membeku.