tilang damai

Polisi Polres Badung Bali yang menilang Bule dan Ajak ‘Damai’

Jakarta – Setelah lima bulan Polda Bali berhasil mengetahui identitas 2 anggota yang menilang dan mengajak ‘damai’ bule yang rekamannya masuk di Youtube. Dia merupakan anggota Polantas Polres Badung

Dua polisi yang terlihat dalam tayangan situs Youtube tengah menilang dan mengajak ‘damai’ bule asal Belanda, diperiksa Propam Polda Bali. Keduanya dibebastugaskan dan menunggu sanksi berikutnya.

“Berdasarkan penelusuran, ia anggota Polres Badung berinisial Aipda KS. Kejadian itu dilakukan 5 bulan lalu,” kata Kapolda Bali Irjen Arif Wachyunadi di sela Rapat Koordinasi di Ubud, Gianyar, Bali, Kamis (4/4/2013).

Kapolda Bali Irjen Arif Wachyunadi menyatakan, kedua oknum itu merupakan anggota Polres Badung. Anggota yang menilang berinisial Aipda KS. Saat kejadian, sekitar 5 bulan lalu, ia masih berpangkat bripka.

“Sementara ini keduanya dibebaskantugaskan,” kata Arif di sela rapat koordinasi di Ubud, Gianyar, Bali, Kamis (4/4/2013).

Arif belum bisa menentukan sanksi apa yang diberikan kepada kedua anggota polisi itu. Sebab pemeriksaan oleh Propam masih berlangsung. “Akan dilakukan bina profesi. Sanksinya akan diberikan nanti,” jelasnya.

Dalam tayangan Youtube yang berdurasi 4 menit 49 detik dan diunggah di situs Youtube 1 April lalu itu menampilkan seorang polisi menghentikan bule bernama Kees van der Spek yang melaju dengan motor matic-nya  dan tidak mengenakan helm  di Pos Lio Square. Aipda  KS menyarankan van der Spek membayar Rp 200 ribu agar pelanggaran lalu lintas itu tak sampai ke meja pengadilan. Van der Spek sepakat dan memberikan 4 lembar uang pecahan Rp 50 ribu.

Tak hanya tilang dan uang ‘damai’, Aipda KS dan van der Spek sempat nge-bir di pos polisi. Sementara teman KS hanya melihat aksi tilang, ‘damai’ dan pesta bir tersebut. Video diunggah di situs Youtube pada 1 April 2013 lalu.