fpi makasar
KONTROVERSI pemberitaan terkait FPI (Front Pembela Islam) Makassar yang terlibat mengamankan perayaan Natal telah dibantah langsung oleh Ketua DPW FPI kota Makassar, Ustadz Agussalim Syam, SH.

Dalam pesan singkat klarifikasinya kepada Islampos.com terkait masalah tersebut, ustadz Agussalim menegaskan bahwa tidak benar dan cenderung mengada-ada bahkan menjurus kepada fitnah jika FPI Makassar turut serta mengamankan perayaan Natal.

“Pemberitaan yang beredar di media elektronik dan cetak yang menyatakan bahwa FPI Makassar mengirim personil untuk mengamankan gereja dalam perayaan Natal adalah fitnah dan mengada-ngada,” tegas Ustadz Agussalim, sembari menambahkan,”FPI Makassar tetap mendukung terciptanya situasi kondusif selama Natal dan Tahun Baru,” pungkas isi pesan singkat yang disampaikannya siang ini (25/12/2012).

Bahkan DPP FPI sendiri dalam masalah ini secara tegas dalam situs resminya menyatakan: FPI menolak keras pelibatan umat Islam dalam perayaan Natal dan Tahun Baru dalam bentuk apa pun, termasuk PENGAMANAN dan PENGAWALAN, serta mengecam keras anjuran/ pemaksaan pemakaian Atribut Natal kepada masyarakat/ pegawai muslim di instansi mana pun. Namun FPI tetap sepenuhnya mendukung Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban baik dalam suasana Natal dan Tahun Baru mau pun tidak

Sebelumnya dalam pemberitaan Republika Online Edisi 25 Desember 2012, diberitakan bahwa pengamanan malam misa Natal di Makassar melibatkan TNI/POLRI maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, termasuk Front Pembela Islam (FPI).

“Bukan cuma dari aparat personel keamanan, satpol pp, organisasi massa seperti FPI juga turut ambil bagian dengan berjaga-jaga di sejumlah gereja untuk memberikan kenyamanan bagi umat kristiani menjalankan ibadah misa natal,” kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, usai memantau sejumlah gereja di Makassar, Senin (24/12) malam kemarin (Islampos)