jokowiahokJakarta – Kalangan pengusaha ritel yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan menyesal memilih pasangan gubenur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kenapa?

Wakul Ketua umum Aprindo Yudhi Komarudin mengatakan, kebijakan Jokowi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) Rp 2,2 juta per bulan di 2013 sangat memberatkan pengusaha. Belum lagi, kabarnya industri ritel DKI bakal menjadi sektor unggulan sehingga upah minimum buruh ritel di DKI harus 5% di atas UMP atau Rp 2,31 juta per bulan di 2013.

“Jujur kami menyesal telah memilih Ahok,” tegas Yudhi ketika ditemui di Senayan City, Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Dikatakan Yudhi, kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI ini sangat menyulitkan sektor ritel untuk tumbuh.

“Kebijakannya terutama masalah upah, sangat memberatkan pengusaha, apalagi sekarang kami mau ditekan lagi untuk nambah upah 5% karena ritel mau dipaksa masuk ke sektor unggulan, padahal sektor ini sektor padat karya dan UKM,” ucap Yudhi. (detik)

Apalagi, kata Yudhi, ternyata desakan kuat agar ritel masuk menjadi sektor unggulan datang dari Ahok sendiri.

“Yang desak dia sendiri ternyata, padahal kebijakan ini hanya untuk popularitasnya semata,” cetus Yudhi.