imam katolik

PARIS -Sebuah studi Gereja Katolik Jerman menunjukkan kebanyakan imam dinyatakan bersalah telah  melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur secara psikologis normal, menurut hasil survei yang disajikan pada hari Jumat lalu.

Lebih  dari 60 imam di Jerman dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dan orang dewasa antara tahun 2000 hingga 2010, Gereja Katolik Roma Jerman mengatakan.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh tiga pusat forensik Jerman untuk penelitian, setidaknya 66 imam telah didakwa dengan 576 kasus pelecehan seksual terhadap sebagian besar korban laki-laki selama periode sepuluh tahun.

Konferensi Uskup Jerman merilis laporan pada hari Jumat lalu, mengatakan bahwa hampir tiga perempat dari 265 target dugaan pelecehan seksual adalah laki-laki.

Penelitian lebih lanjut mengungkapkan bahwa sebagian besar dari para imam terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur secara psikologis normal.

Studi ini diluncurkan pada bulan April 2011 setelah ratusan korban mengklaim bahwa mereka telah mengalami pelecehan seksual pada saat menjadi anak-anak antara era 1950-an hingga 80-an, sehingga menciptakan krisis bagi gereja hampir dua tahun yang lalu.

Selama beberapa tahun terakhir, sejumlah besar skandal pelecehan seksual banyak melibatkan imam dari gereja katolik Romawi yang terkuak. Paus sendiri dituduh mencoba menutup-nutupi skandal seksual ini.

Tuduhan pelecehan seksual telah mengguncang Gereja Katolik Roma di Jerman dalam beberapa tahun terakhir, membuat ribuan warga Jerman kecewa sehingga meninggalkan Gereja.

Sekitar 180.000 “murtad” dari Katolik pada tahun 2010, naik 40 persen dari 2009, karena terkuaknya kasus pelecehan seksual para imam terhadap anak di bawah umur, penyiar radio Jerman Deutsche Welle melaporkan (Islampos,  Reuters)