pro-mursi

Tidak kurang dari dua  juta  pendukung Presiden Mesir, Mohammed Mursi dari 30 partai dan  organisasi pemuda, serta gerakan Ikhwanul Muslimin, salafi, Jamaah Islam  turun kejalan.  Pendukung Mohammed Mursi  menggelar unjuk rasa yang berpusat di Cairo University dan tumpah ruah menyebar keseluruh penjuru negeri, hari Sabtu (01/12).

Unjuk rasa pendukung Mohammed Mursi ini  sebagai  balasan  demonstrasi serupa yang diserukan oleh kelompok-kelompok oposisi dalam beberapa hari terakhir. Kelompok pro Muhammad Mursi  unjuk gigi melakukan aksi tandingan di seluruh negeri Mesir. sebagai upaya untuk memperlihatkan kekuatan pendukung   Mursi dan Ikhwanul  Muslimin -Salafi yang masih tetap mendukung Mursi,yang  sedang menghadapi rongrongan  kelompok oposisi menyusul dikeluarkannya dekrit Presiden  tersebut.

Kelompok -kelompok oposisi yang berasal dari komunitas  liberalis sekuler mulai turun kejalan memprotes dekrit Presiden yang memberikan wewenang luas kepada Muhammad Mursi,sehingga  lembaga pengadilan tidak bisa menghentikannya.Kemudian aksi unjuk rasa  semakin keras seiring badan Konstituante yang di dominasi kubu Islamis mengesahkan rancangan undang-undang baru yang  disinyalir berdasarkan syariat islam,yang memang kurang di senangi oleh mereka.

Kelompok oposisi terus menduduki lapangan At Tahrir,dan belakangan bahkan menuntut pengunduran diri Muhammad Mursi dari kursi  kepresidenan Mesir.Padahal Presiden Muhammad Mursi sudah beberapa kali menegaskan,bahwa dekrit itu bersifat sementara dalam konteks menyelamatkan revolusi Mesir. Sekiranya sesuai dengan rencana semula,maka pada hari Sabtu 1 Desember 2012 Presiden Muhammad Mursi akan menerima  rancangan undang-undang (konstitusi)dan meratifikasikannya.

Menurut laporan dari Kairo,bahwa  pemerintah Mesir akan melaksanakan referendum untuk meminta pendapat  masyarakat Mesir terhadap konstitusi baru tersebut.Sementara  kelompok-kelompok oposisis yang memang alergi terhadap Islam dan sudah lama mengidap penyakit”Islamphobia” akan tetap menolak konstitusi baru yang berdasarkan syaruat islam tersebut.

Dalam kontesk ini kelompok oposisi menyebutkan,bahwa rancangan konstitusi baru itu akan melapangkan jalan bagi penerapan syariat islam di Mesir,yang  dianggap monster menakutkan bagi komunjitas yang tidak memahami islam secara utuh.Karena itulah mereka sangat mengkhawatirkan terhadap penerapan  sistem islam di negara Mesir,sehingga mereka selalu berupaya untuk menggagalkannya.(Berbagai Sumber)