israel lanjutkan pembangunan rumah di-tepi-barat

Pembangunan perumahan warga Israel di tepi barat perbatasan dengan Palestina. bbc.co.uk

Dasar yahudi sudah punya karakter  pembangkang terhadap hukum Allah dan juga aturan manusia, meski dunia melalui PBB sudah  mengakui Palestina menuju kemerdekaan sebagai negara, namun Pemerintah Israel mengumumkan bakal melanjutkan pembangunan 3.000 unit perumahan di Kota Yerusalem Timur dan dekat perbatasan tepi barat. Mereka juga telah merampungkan sepertiga bangunan.

Kantor berita Reuters melaporkan, Jumat (30/11), pihak Palestina malah engga mengadakan perundingan perdamaian jika rencana pembangunan itu masih berlanjut. Keputusan ini diambil setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui Palestina sebagai negara.

Sementara surat kabar Haaretz mengatakan unit baru perumahan bakal dibangun diantara Yerusalem dan wilayah Malih Adumim. Palestina menentang rencana dikenal dengan sebutan E1 ini. Israel telah memotong tepi barat menjadi dua dan ini mencegah pembentukan negara Palestina yang berdaulat.

Langkah ini merupakan salah satu kemarahan Israel sebab PBB memuluskan status Palestina untuk diakui sebagai negara dunia.