Mantan Wakil Ketua KPK   periode 2003-2007, Erry Riyana Hardjapamekas gelantungan menuruni berusaha menuruni Gedung KPK dengan tali temali yang terlilit di tubuhnya

 

Jakarta – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Anti korupsi Internasional  tanggal 9 Desember, para pngiat anti korupsi Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Unit Kerja Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) serta  Badan PBB United Nation Office on Drugs and Crime (UNDOC)  membentangkan  spanduk raksasa  berukuran 20×20 meter yang bertuliskan “Berani Jujur Itu Hebat”.

Ada suatu hal yang cukup menyita perhatian publik dalam kegiatan  pemasangan  spanduk raksasa di  sisi utara gedung KPK ini,  mantan Wakil ketua KPK periode 2003-2007, Erry Riyana Hardjapamekas. bersama beberapa perempuan yang tergabung dalam Kartini Petualang, dia memanjat gedung KPK untuk memasang spanduk raksasa tersebut.  mempunyai ketinggian sembilan lantai ini,

Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas yang telah menginjak usia 63 tahun, datang dengan seragam lengkap khas pemanjat tebing, Erry tak terlihat takut sedikit pun, .perlahan-lahan memanjat salah sisi bekas kantornya. Teriakan puluhan orang-orang di bawah makin memacu semangatnya.

Usai berada di puncak gedung berlantai sembilan itu, ditemani para pemanjat lainnya, pria yang sebagian kepalanya telah ditutupi uban tersebut lalu menurunkan sebuah spanduk putih besar. Dan hup, perlahan-lahan spanduk bertuliskan “Berani Jujur Hebat!” dengan latar warna merah itu terbentang menutupi separuh sisi gedung KPK.

Para penonton yang sebagian merupakan aktivis Cinta Indonesia Cinta AntiKorupsi (Cicak) di bawah makin riuh menyemangati Erry. Tulisan besar itu menjadi simbol kuatnya keinginan memberantas koruspi bagi mereka.

Beberapa lama kemudian para pemanjat Kartini Petualang: Laurike Moeliono, Ellyn Saputra, dan Vita Cecilia, menyusul Erry. Mereka turun perlahan dengan menggunakan tali dari puncak gedung berlantai sembilan tersebut.

Erry mengatakan, baginya, kata-kata tersebut adalah insiprasi nyata untuk memberantas korupsi yang makin merajalela. Dia pun ingin menjadi inspirasi seperti kata-kata tersebut. “Saya ingin memberikan inspirasi sesuai kata-kata di atas. Berani, jujur, hebat,” katanya, Ahad, 25 November 2012.

Koordinator acara yang juga aktivis Indonesian Corruption Watch Ilian Deta Sari, mengatakan selain untuk memperingati hari antikorupsi sedunia pada 9 Desember mendatang, spanduk berukuran 20 x 20 meter ini merupakan upaya Cicak untuk menularkan virus antikorupsi ke masyarakat. Nantinya, spanduk ini akan dipasang hingga akhir tahun mendatang. “Sampai 31 Desember,” katanya.

Dia pun mengatakan, spanduk serupa akan dipasang di tiga gedung lainnya. “Rencanannya akan dipasang juga di titik-titik gedung lain di Jakarta dan daerah,” ucapnya.