Pesawat Jet tempur Iran (search google)

Seorang anggota parlemen senior Iran menyatakan bahwa Iran akan memberikan respon keras dan menghancurkan rezim Zionis Israel, jika Tel Aviv berani menyerang negara ini.

Pelapor Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Majlis, Kazem Jalali mengatakan kepada Fars News Agency pada hari Selasa (10/5) bahwa tidak ada jalan bagi Israel untuk melarikan diri, jika mereka melakukan agresi terhadap wilayah Iran.

“Zionis sendiri juga tahu bahwa reaksi Iran akan tidak terduga dan sangat keras,” tegasnya.

Di tengah kebuntuan mengenai program nuklir sipil Iran, Tel Aviv dan Washington telah berulang kali mengancam Tehran dengan serangan militer, didasarkan pada dugaan bahwa aktivitas nuklir Iran ditujukan untuk kepentingan militer.

Pada awal Mei, jet-jet tempur Israel dilaporkan melakukan latihan di sebuah pangkalan militer di Irak untuk menyerang sasaran di wilayah Iran. Sejumlah besar pesawat tempur Israel terlihat di pangkalan al-Asad di Irak, ujar sumber yang dekat dengan Muqtada Sadr.

Jet tempur Israel yang dilibatkan dalam latihan terdiri dari F-15, F-16, F-18, F-22, dan KC-10. Pesawat-pesawat tersebut melakukan latihan sepanjang pekan pada malam hari, tambah sumber yang sama.

Latihan itu bertujuan mempersiapkan diri untuk menyerang sistem pertahanan udara Iran, mengganggu sistem radar dan menyerang sasaran yang jauh di  wilayah Iran.

Iran mengatakan program nuklirnya benar-benar bertujuan damai dan dalam kerangka Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT) serta di bawah pengawasan penuh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Para pejabat Tehran memperingatkan bahwa setiap agresi oleh AS dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran akan direaksi secara tegas dan dapat mengakibatkan perang yang akan menyebar di luar Timur Tengah.(Rimanews)