QURBAN merupakan salah satu ibadah bagi mereka yang mampu. Namun, sama seperti ibadah-ibadah lainnya dalam Islam, qurban pun mempunyai ketentuannya sendiri. Berikut di antaranya:

Hewan Ternak

Ditegaskan oleh Ibnu Qayim, bahwa tidak pernah diriwayatkan dari Rasulullah atau pun sahabat untuk penyembelihan Qurban/qurban, haji, aqiqah/akikah, kecuali dari hewan ternak. Jadi tidak sah berQurban dengan 100 ekor ayam, bebek, dsb. Tidak ada perbedaan antara sapi dengan kerbau, karena hakikatnya sama.

Telah Memenuhi Umur

Umur hewan ternak yang boleh dijadikan hewan qurban/Qurban seperti berikut ini.:

– Unta minimal berumur 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6

– Sapi minimal berumur 2 tahun dan telah masuk tahun ke 3

– Kambing jenis Domba atau Biri-biri diperbolehkan umur minimal 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan yang umur 1 tahun. Sedangkan bagi kambing biasa (bukan jenis Domba/Biri-biri, misalkan Kambing Jawa), maka minimal umur 1 tahun dan gtelah masuk tahun ke 2.

Kondisi Fisik Hewan Qurban

Syarat-syarat sah pemilihan hewan Qurban (kondisi fisik/badanya) yang boleh menjadi qurban seperti berikut ini

– Berbadan sehat walafiat (tidak sakit)

– Kaki sehat tidak pincang

– Mata sehat tidak buta sebelah atau keduanya

–  Badannya tidak kurus kering (tidak berlemak / bersumsum)

– Tidak sedang hamil atau habis melahirkan anak

Disembelih Pada Waktunya

– Awal waktu menyembelih adalah setelah sholat Idul Adha.

– Akhir waktu menyembelih terdapat dua pendapat dari kalangan ulama. Pendapar pertama ketika matahari terbenam pada tanggal 12 Dzulhijah. Pendapat kedua ketika matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijah. (islampos)