Bangkok – Kemacetan lalulintas di  kota Bangkok  terkenal sangat parah bisa  berlangsung selama berjam-jam setiap harinya. Berbagai masalah timbul dari kemacetan  tersebut, termasuk masalah genting seperti proses melahirkan.

Untuk itulah, kepolisian lalu lintas Bangkok membentuk unit khusus untuk menangani hal ini, yaitu polantas bidan. Seperti  al-Jazeera, Kamis 27 September 2012, unit ini mendapatkan latihan kebidanan setiap tahunnya di Rumah Sakit Bangkok dan pelatihan dari Honda soal mengendara yang aman.

Teknik pengendaraan yang aman diperlukan para polisi bidan ini untuk membawa ibu hamil menuju rumah sakit. Biasanya, mereka tancap gas hingga 150 km/jam untuk melarikan ibu hamil ke rumah sakit yang dinilai tidak bisa ditangani langsung.

Unit ini sangat diperlukan. Pasalnya, Bangkok dengan lima juta kendaraan dan jalanan yang hanya meliputi delapan persen wilayah metropolis, bisa memicu macet yang bertahan hingga berjam-jam.

Bandingkan dengan kota New York yang hanya memiliki 1,9 juta kendaraan, padahal luas wilayahnya 2,5 kali Bangkok. Volume jalan di New York juga 20-30 persen dari keseluruhan lahan kota.

Salah satu polisi bidan yang bertugas bernama Mana Jokkoksung, 43. Dia diajarkan untuk tetap tenang dan tegas dalam melaksanakan tugasnya membantu kelahiran.

“Nama saya Mana. Saya adalah petugas di Kepolisian Kerajaan Thailand. Saya telah dilatih di banyak rumah sakit untuk membantu anda melahirkan, jadi tolong tenang dan saya akan membantu,” kata Mana, mengucapkan kalimat prosedural pelayanan polisi bidan.

Awal tahun ini, polantas bidan Bangkok telah membantu kelahiran 100 bayi di jalan. Mana yang merupakan polisi andalan di unit ini telah membantu 47 di antaranya. “Pada awalnya, orang menganggap unit ini aneh. Namun sekarang mereka melihat untungnya,” kata Mana.

Video dibawah ini seorang Polantas sedang membantu kelhiran seorang bayi ditrngah kemacetan lalulintas