Charles  dan Te’Andrea Wilson                                               Foto : dailymail.uk

Mississippi- Charles dan Te’Andrea Wilson, dari Jackson, Mississippi, telah mengirimkan undangan untuk pernikahan mereka di Gereja First Baptist di Crystal Springs, Mississippi, yang didominasi warga  kulit putih . Namun Sejoli asal Mississippi, Amerika Serikat, harus kecewa pernikahannya tidak bisa digelar di gereja yang biasa mereka datangi,  Pastor Stan Weatherford menolak menikahkan mereka dengan alasan keduanya berkulit hitam..

Seperti diberitakan AFP, Minggu (29/7/2012), pastur Stan Weatherford mengatakan bahwa tidak pernah ada pernikahan untuk orang kulit hitam di Gereja First Baptist di Crystal Springs, Mississippi, sejak dibuka pada tahun 1883.

Weatherford juga menyebutkan dirinya diancam akan dipecat jika menikahkan pasangan itu yang diketahui bernama Charles dan Te’Andrea Wilson. Namun dengan cepat Weatherford menawarkan kedua pasangan itu untuk menikah di sebuah gereja yang kebanyakan jemaatnya berkulit hitam.

“Saya ke gereja bersama puteri saya yang berumur 9 tahun. Bagaimana anda bisa mengatakan kepada seorang putri anda ‘Kita tidak bisa menikah di sini sayang. Tebak kenapa? Karena kita berkulit hitam,” ujar mempelai pria, Charles Wilson.

Warga yang berada di sekitar gereja bereaksi atas penolakan pernikahan Charles dan Te’Andrea Wilson. Mereka mengkritik tindakan yang dilakukan oleh Pastur Weatherford. “Gereja adalah rumah mereka juga,” kata seorang warga, Theresa Norwood (48).