Saat Pilot Amerika Menghabisi Seorang Warga Afghanistan yang tak berdosa dengan Roket

Jakarta- Setelah heboh prilaku biadab beberapa tentara Amerika  Serikat yang   mengencingi beberapa mayat warga Afghanistan sambil tertawa tawa, satu lagi kebiadaban tentara Amerika Serikat yang dipertontokan kepada Dunia di Afghanistan,  situs Liveleak  mengungkap kebobrokan   Amerika dengan mempublikasikan  sebuah rekaman video  seorang pilot menghabisi seorang warga Afghanistan yang tak berdosa dengan roket.

Menyedihkannya lagi, si pembunuh melakukannya dengan santai sambil mendengarkan lagu “Bye-bye Ms. American Pie”.

Pembunuhan keji terhadap seorang warga Afghanistan itu mengundang kecaman dari berbagai kalangan. Bukan sekadar mengenai satu orang yang dihabisi dengan rudal, melainkan perilaku tentara AS yang menganggap pembunuhan sebagai hal enteng.

Rekaman video itu menampilkan pantauan kamera dari sebuah helikopter Apache yang tengah memburu seorang warga Afghanistan di tengah jalan raya. Pembunuhan itu dilakukan oleh seorang pilot dari Divisi Lintas Udara ke-101 dalam helikopter AH64 Apache.

Dari percakapan yang terdengar, pilot menduga orang itu adalah seorang petani koka (buah kokain). Tidak ada verfikasi kebenaran apakah orang itu memang seorang petani koka. Namun, itu tidak penting bagi pilot tersebut.

Maka sebuah roket Hellfire seberat 1 kilogram ia tembakkan ke arah orang yang sedang berada di jalan raya itu. Pilot tampaknya sangat menikmati pembantaian tersebut. Ia menyanyikan lagu, “Bye-bye Ms. American Pie” sesaat sebelum roket menghancurkan tubuh tak berdosa itu.

Seketika meledaklah roket tepat di tubuh si orang itu hingga hancur lebur. Bola api langsung terlempar ke udara dan orang-rang di sekitarnya lari tunggang langgang.

Salah satu pilot lainnya terdengar mengomentari pembataian itu. “Cantik…” ujarnya singkat.

Usai ledakan itu, dua orang terlihat berlari. Sang pilot refleks dan langsung menghujaninya dengan peluru. Beruntung, dua orang itu lolos dari maut.

Reaksi pun muncul dari publik. Seorang pengunjung situs itu berkomentar, “Ini benar-benar gila dan pasti orang yang sakit jiwa bisa menikmati pembunuhan itu.”

Pembunuh itu, berasal dari kesatuan yang cukup ternama di militer AS. Divisi Lintas Udara ke-101 (101st Airborne Division) terkenal saat Perang Dunia II, ketika penyerbuan ke Normandia, Prancis. Terutama, setelah difilmkan oleh Steven Spielberg dalam serial di HBO yang berjudul Band of Brothers.

Divisi ini juga ikut berkirpah di perang Vietnam, dan Perang Teluk pertama. Rekaman pembunuhan di Afghanistan tersebut bakal mencoreng muka para petinggi militer, terutama petinggi di divisi itu.

Videonya :