Michigan – Ikan Lumba-lumba atau  dikenal sebagai mamalia laut cerdas. Dia memiliki kelebihan dalam komunikasi dengan bangsanya dan untuk dapat berinteraksi dengan manusia. Kecerdasan lumba-lumba dan bahkan mengalahkan beberapa mamalia lainnya. Apa yang membuat lumba-lumba cerdas?

Seperti yang dilansir oleh Squidoo,  Para  peneliti dari Wayne State University School of Medicine (WSUSOM) di Michigan, AS tertarik meneliti penyebabnya dengan melakukan analisa molekuler.

“Kami memutuskan untuk melihat gen dalam genom lumba-lumba untuk mengetahui apakah ada kesamaan antara gen yang berubah dalam lumba-lumba dengan gen yang berubah pada silsilah primata,” kata McGowen, kepala tim peneliti dari WSUSOM.

Dalam riset ini, McGowen menganalisa 10.000 gen pada lumba-lumba jenis hidung botol. Kemudian, ia membandingkan dengan mamalia lainnya seperti sapi, kuda, anjing, gajah, ayam, platipus dan manusia.

Menurut McGowen, dengan mengetahui gen yang mengalami perubahan atau mutasi, para peneliti dapat mengetahui gen manakah yang terpilih atau sedang berevolusi. Jika lumba-lumba memiliki lebih banyak protein terkait mutasi, maka bisa disimpulkan lumba-lumba aktif berevolusi.

Hasil dari riset itu menunjukkan bahwa 200 gen lumba-lumba secara drastis berubah. Sementara 27 gen di antaranya terkait dengan sistem saraf pusat. Selain itu terdapat juga gen lain yang berubah terkait dengan metabolisme.

“Mungkin perubahan gen ini bisa memicu kapasitas kognitif yang bisa dilihat pada lumba-lumba,” jelas McGowen.

Dari riset itu peneliti juga menemukan bahwa lumba-lumba berevolusi lebih lambat. Hal ini mungkin karena ‘pilihan’ lumba-lumba untuk memiliki sedikit anak dan memilihnya untuk memeliharanya daripada kembali melakukan reproduksi kembali