Jakarta – Berita mengenai video porno yang pelakunya mirip anggota DPR telah muncul sejak Sabtu 21 April 2012 minggu lalu di situs berita online indonesiarayanews.com. Namun skandal seks itu baru meledak dua-tiga hari kemudian.

Redaktur Pelaksana indonesiarayanews.com, Djono W. Oesman, menceritakan asal mula medianya memuat berita tersebut. Menurut dia, Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, kantornya menerima telepon dari orang yang tak dikenal. Orang itu menyuruh mereka membuka situs skandal.kilikitik.net. Saat dicek, muncullah laman berjudul “Sekilas Mengenai Cerita Percintaan Terlarang” yang rupanya skandal seks mirip anggota DPR.

Yang menarik, dua nama anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan dengan jelas tertulis di laman tersebut. Yang pertama, nama Karoline Margret Natasa, anggota Komisi IX DPR-Fraksi PDI Perjuangan, terpampang jelas sebagai judul dari cuplikan foto-foto syurnya. Sedangkan nama Aria Bima mucul dalam berita yang ditulis si empunya situs. Kedua poilitikus ini membantah pasangan dalam video itu adalah mereka.

“Tapi tidak serta-merta kami turunkan karena redaksi memutuskan untuk melakukan konfirmasi,” kata Djono saat ditemui Tempo di kantornya, Jakarta, Jumat, 27 April 2012.

Redaksi IRnews menggelar rapat singkat dan memutuskan mengirim seorang reporter untuk mencari konfirmasi ke dua politikus PDI Perjuangan. Kebetulan, kata Djono, DPP PDI Perjuangan menggelar acara peringatan Hari Kartini di Gedung Manggala Wanabhakti. Sayangnya, reporter itu hanya bertemu Aria Bima saat acara rampung. Sambil menyebut identitasnya, si reporter menanyakan kebenaran berita dalam situs kilikitik.net.

“Dengan malas Bima membantah dan mengatakan ‘tidak benar’ dan langsung menuju mobil. Mungkin dia meremehkan karena kami dari media yang sangat kecil,” kata dia.

Setelah mendapat konfirmasi, barulah IRnews menurunkan berita soal video tersebut. Secara bertahap mereka menurunkan dua berita. Pertama berjudul “Dugaan Skandal Seks Politisi PDIP: Aduh… Dilengkapi Foto Telanjang” pukul 15.15 WIB. Lalu berita kedua, “Aria Bima: Ah..Itu Tidak Benar” pukul 15.38 WIB. Dilanjutkan berita ketiga sekitar pukul 16.58 WIB muncul dengan judul “Ini Foto ‘Karolin’ saat Beradegan Seks” dengan gambar yang di blur.

Djono mengakui mungkin karena medianya belum begitu terkenal berita ini mengendap selama dua hari. “Tidak ada respons bertahan sampai minggu. Senin baru mulai ribut. TV One datang wawancara dan yah sekarang begini (heboh),” ujar dia.

Saat itu, yang menjadi pertanyaan Djono adalah situs kilikitik.net tiba-tiba tak bisa diakses seperti sebelumnya setelah satu jam medianya menaikkan berita tersebut. Meski masih terpampang berderet foto ukuran sangat kecil, foto yang gambar awalnya sangat jelas itu menjadi buram dan tidak dapat dibuka.

“Yang jelas, kami tidak punya maksud lain. Sebagai lembaga kontrol sosial kami hanya memberikan warning karena mereka adalah wakil rakyat yang seharusnya menjadi panutan, bukan sebaliknya,” kata dia.

Seperti yang disebutkan Djono, saat kini situs kilikitik.net sudah tak bisa diakses lagi.

Setelah video itu beredar, Arya Bima telah membantah dirinya sebagai lelaki dalam video itu. Keluarga Karoline juga menegaskan video syur itu palsu dan rekayasa.

Sumber