Perjalanan  ke Jantung Islam

The British Museum  London  menggelar pameran haji yang bertema “Hajj: Journey to the Heart of Islam” hingga 15 April 2012. untuk menguak apa pentingnya ibadah haji bagi umat islam, yang mungkin bagi banyak umat non muslim adalah misteri.

Seperti dikutp kantor berita AFP , The British Museum Neil McGregor  mengatakan  “Pameran ini untuk semua orang, Muslim dan non-Muslim. Untuk semua orang yang ingin mengetahui lebih dalam satu fenomena yang sungguh luar biasa. Haji adalah salah satu ritual keagamaan terbesar di dunia,

Dalam pameran ini, pengunjung bisa melihat artefak, video, audio, dan foto sejarah dan pengalaman orang-orang yang datang dari berbagai pelosok dunia untuk datang ke Mekah guna beribadah haji.

pameran haji

Pangeran Charles melihat dari dekat salah satu artefak di pameran haji yang digelar British Museum.

Pada masa lalu  ibadah haji membutuhkan waktu berbulan-bulan mengguinakan  kapal laut mengarungi Samudera Hindia. Para calon jemaah haji harus menghadapi risiko serangan bajak laut atau kerusakan kapal di tengah jalan. Kemajuan transportasi membuat perjalanan tersebut bisa lebih singkat.

Dalam pameran di British Museum yang resmi dibuka pada 26 Januari, pengunjung juga bisa melihat kitab suci Quran dari abad ke-8 dan batu yang dulu dipakai calon jemaah haji dari Irak untuk menandai rute mereka ke Mekah.

Venetia Porter, salah satu kurator pameran, mengatakan berbagai artefak yang dipamerkan ini dipinjam dari berbagai museum lain di dunia. Banyak di antaranya yang disumbangkan oleh Nasser Khalili, salah satu kolektor terbesar seni Islam di dunia.

“Pameran ini tak ubahnya seperti perjalanan yang mengirim pesan-pesan agama, spiritual, ritual, dan budaya yang kesemuanya mencerminkan bahwa Islam adalah agama yang sangat mementingkan harmoni,” kata Khalili.