ILSTR

JAKARTA — Walaupun sosialisai  bahaya merokok  bertebaran dimana mana dan juga tertera diberbagai kemasan rokok ” MEROKOK  DAPAT MENYEBABKAN KANKER , SERANGAN  JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN.  Namun jumlah perokok aktif di Indonesia kian hari kian bertambah. Diketahui, konsumsi rokok Indonesia mencapai 225 miliar batang per tahun dengan jumlah perokok mencapai 65 juta orang.

“Jumlah perokok Indonesia terus meningkat dalam sembilan tahun terakhir, 0,9 per tahun periode 2000-2008,” ungkap Dr Zainal Abidin, M Kes, Ketua Umum Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.

Ia mengemukakan, sejalan dengan peningkatan jumlah perokok, diprediksi produksi rokok Indonesia pada akhir tahun 2011 bisa mencapai 248 miliar batang rokok per tahun. “Diperkirakan tidak kurang Rp100triliun dana masyarakat dikeluarkan untuk membelinya,” sebut Zainal.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia ‘dinobatkan’ sebagai peringkat ketiga terbanyak jumlah perokok di dunia. Peringkat Indonesia berada setelah Cina dan India di peringkat satu dan dua.  (ROL)